Kenali Apa itu Minyak Mentah dan Jenis-jenisnya
Minyak mentah atau minyak bumi adalah hidrokarbon yang terbentuk dari pembusukan sejumlah besar organisme mati seperti tanaman, ganggang, dan bakteri yang terbungkus di bawah lapisan pasir dan lumpur selama jutaan tahun. Minyak mentah ditemukan di bawah tanah, di daratan, hingga di lepas pantai di antara lapisan pasir dan lumpur yang telah mengeras menjadi sedimen.
Minyak mentah dapat diekstraksi dengan berbagai cara. Metode tradisional adalah dengan mengebor dan menutup aliran dengan kepala sumur. Metode lain adalah fracking atau menjangkau area secara horizontal di mana pengeboran akan sulit diakses.
Proses ekstraksi melibatkan pemompaan air tawar bertekanan tinggi, pasir, dan bahan kimia ke dalam sedimen untuk melepaskan sedikit minyak mentah dan kemudian mengekstrak campuran untuk pemrosesan di atas tanah.
Seperti gas alam dan batu bara, minyak mentah adalah bahan bakar fosil yang tidak terbarukan dan melepaskan karbon dioksida ke atmosfer ketika dinyalakan dengan api. Bahan bakar fosil ini menjadi sumber kekhawatiran terbesar dalam hal perubahan iklim.
Minyak mentah dibagi menjadi dua kategori berdasarkan kandungan belerangnya, yaitu manis dan asam. Sementara berdasarkan kepadatannya dibagi menjadi ringan dan berat. Minyak mentah dengan kandungan sulfur yang lebih rendah akan diklasifikasikan sebagai manis dan memiliki harga yang lebih tinggi. Hal ini karena kandungan sulfur yang rendah membuat pemurnian dan pemrosesan minyak mentah menjadi lebih mudah.
Diferensiasi lain untuk minyak mentah adalah apa yang dikenal dengan asam total (TAN): Semakin tinggi keasaman, semakin kuat pipa logam yang dibutuhkan di kilang untuk diproses untuk mengurangi korosi.
42 galon barel minyak menghasilkan 45 galon produk minyak bumi yang termasuk bensin, solar, bahan bakar jet, minyak bahan bakar berat, dan bahan bakar gas cair. Produk dan sulingan lainnya dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan plastik atau berbagai bahan kimia industri seperti aspal dan minyak pelumas.
Produk minyak mana yang akan disuling menjadi minyak mentah tergantung pada permintaan. Misalnya di Amerika Serikat, permintaan bensin lebih tinggi daripada di negara lain di mana permintaan solar lebih tinggi. Sehingga di AS, bensin akan lebih banyak diproduksi. Minyak mentah berat akan menghasilkan bensin dan solar dalam jumlah yang lebih kecil dan lebih cocok untuk produk seperti aspal.
Produk minyak bumi biasanya disimpan di fasilitas dekat kilang di dalam tangki. Dari sana, minyak-minyak ini akan dikirim ke lokasi lain melalui pipa, kereta api, truk, atau kapal.
Cadangan minyak bumi terbesar dapat ditemukan di Venezuela, Arab Saudi, Kanada, Iran, Irak, dan Rusia. Beberapa negara dengan cadangan terbesar adalah bagian dari liga yang dikenal sebagai the Organization of the Petroleum Exporting Countries yang menguasai hampir 80% cadangan minyak dunia.
Negara-negara ini bersama-sama mengatur produksi minyak mentah, termasuk harganya di pasaran. Mereka memiliki pengaruh geopolitik terutama di negara-negara adidaya seperti Amerika Serikat dan Cina yang memiliki permintaan minyak yang tinggi.
Komentar
Posting Komentar